.kembang.
Saturday, June 30th, 2007::im back. been busy. been gone for a few months. now im back. sound and happy::
what do you do to convince yourself that you’re in love? this is the very question that has been haunted me for a few weeks.
do you do crazy, stupid, ridiculous, unthinkable things for your future partner so that you can convince him/her/yourself?
or
do you let yourself hurt and smile behind the tears and say that you’ve daone it all just for hi,/her to convince yourself?
saya melihat semua itu salah besar.
pada dasarnya, saya bersyukur telah melalui tahap tahap bodoh itu di dalam hidup. okaaayyy, jangan marah marah yeayea. yang bodoh dan tidak berguna bagi satu orang, tidak berarti sama untuk orang lain kan :). betul, tahap tahap meyakinkan diri sendiri bahwa saya sayang sama orang yang saya sayang dengan cara-cara yang rada bodoh dan ngga berguna sudah lewat.
suatu pekerjaan seharusnya dikerjakan DEMI pekerjaan itu sendiri dan bukannya demi sesuatu yang lain. apalagi pekerjaan yang serius seperti mencoba punya hubungan. mungkin saya yang terlalu skeptis dan apatis *mengutip teman saya*; tapi menurut saya, bunga mawar dan makan malam yang mejanya dihiasi lilin, bukanlah jalan dan cara dalam list saya :).
tentu saja saya pernah beberapa kali dapat mawar dalam hidup saya yang baru 20 sekian tahun tapi bukan itu masalahnya. saya selalu tertawa waktu dapat bunga sekaligus rada miris. alasannya biar saya simpan di hati deh deh. yang jelas, saya tahu saya ngga romantis begitu saya merasa lebih bahagia kalau diberi 2 batang copic, atau kuas cat air, atau mata pena G-pen waktu hari jadi saya dan pacar ketimbang dikasih bunga dan makan malam romantis yang nantinya jadi penghuni WC :).
suatu hari, kita pergi ke ulangtahun temannya pacar saya. lalu ada percakapan sebagai berikut :
salah satu teman dari teman pacar saya : "wah rin, untung ya, pacarmu doyan daging sapi."
saya *sambl terbelalak* : "kenapa? apa gara gara flu burung - jadi bahaya makan ayam ?"
salah satu teman dari teman pacar saya : "bukaaaan. mitosnya, yang doyan daging sapi itu romantis."
jelas saya tergelak dan pacar mesem mesem.
mitos sialan… ada sekian milyar orang di dunia dan masa mereka yang doyan makan sapi pasti romantis. waduh waduh. tapi muka teman dari teman pacar saya itu lucu banget jadi saya tergelak, ngga jadi berdebat. pacar cuma bisa senyum senyum. dia sudah kenyang saya tertawakan waktu pertama kali beli kembang buat hari jadi kita.
apa saya ngga suka kembang? oh suka. saya lebih suka mawar putih ketimbang yang merah. jadi, biarpun ditertawakan waktu pertama kali beli mawar merah, dia kembali beli yang putih di hari jadi yang lain. apakah saya lalu ngga tertawa? jelas masih :). tapi dia ngga keberatan kok hehe. dia ngga peduli saya tertawakan kembangnya atau tidak. yang penting buat dia, saya tertawa dan ngga cemberut sama dia. dan berhasil, saya ngga cemberut kan :).
kawan,
hampir setiap hari adalah hari jadi buat kita *yang pake rese tentu ngga*. ngga perlu pergi jauh atau cari resto yang spesial. kadang kala, momen beli-roti-tawar-untuk-bekal-papa-besok adalah momen yang spesial. bukankah itu luar biasa? dari setahun yang lalu, hal ini ngga pernah berubah. saya rasa itu karena setiap pekerjaan yang kita lakukan adalah demi pekerjaan itu sendiri dan paling tidak ada motivasi menyenangkan diri dulu, baru kemudian orang lain.
ngga, buat saya yang seperti itu bukan egois. hal itu namanya kebenaran. tidak ada orang yang lebih mencintai orang lain daripada mencintai dirinya sendiri. yang bisa begitu cuma yesus atau tuhan. c’mon, manusia adalah benda yang ringkih :). jadi amat wajar bagi saya kalau orang mesti sedikit menyenangkan dirinya sendiri, merasa senang, lalu baru bisa menyenangkan orang lain dengan tulus. lain dari itu, saya akan merasa munafik :). saya lho, mungkin yang lain punya pendapat lain ya silakan :).
peace
ps :
pacar, kembangmu yang putih setumpuk itu bagus sekali. thanks beratssss.